Puisi


“ Belum ada judul “

Andai tanganku mampu menulis …..
Kan ku serat syair-syair untukmu…..
Andai aku dapat bernyanyi ,….
Kan ku dendangkan lagu cinta untukmu ……….
Namun………
Namamu telah terpatri erat dalam hatiku
Dan lagu cinta …..
Terngiang slalu walau ku tak mampu ungkapkan…

3

“ Belum ada judul “

Bila ku harus lupakan
Tentang segala perasaan dan segala kata-kata yang pernah kuungkapkkan padamu ….
Dan harus ikhlaskan
Engkau jadi milik orang lain ……..
Aku akan memilih
Untuk tidak menghirup udara dunia ini
Dan tidak merasa menyasal …

“ Belum ada judul “

2

Aku yakin telah mencintaimu….
Namun ……..
Cintamu terasa senyap
Dan dihatiku timbul kecemburuan ……..
Kegetiran …..lalu kebencian …….
Akupun tau betapa besar arti cinta
Dan batapa indah …
Bila hidup berselimutkan cinta ………..

“ Belum ada judul “

Andai engkau bagai malam ini …….
Aku takkan pernah menutup mata ini …….
Kan kutaruh engkau
Dalam bingkai cantik dan perisai kesetiaan teguh
Tanpa ku harus ku tatap yang lain .
Karena …….
Ku yakin itu iman cintaku…..

“ Mumetz….!!! “

Dikala malam tlah larut
Mataku belum terpejam
Yang terbayang
hanyalah nama dan wajahmu .

Hatipun terasa sedih
Dan air mata menetes……

Kenapa…..???
kenapa…???aku begitu lemah karena perempuan
Sepertimu …
Yang tlah membuat aku menangis…

“ Nglindur “

Kau selalu terbayang
menjelang tidurku…………..!!!
Kau pun selalu hadir dalam mimpi-mimpiku
Aku pun coba mengerti arti
Dari semuanya ….

Jabarkan apa yang terjadi dalam diri ini .
Tapi……
Ku harus sadar
Mungkin kau bukan unutkku…..

( Gombal )

Butiran mutiara cintaku
Bersinar kilau
Tulus hamya unutkmu .
Walau seribu bidadari disandangkan padaku….
Takkan pernah bisa
Palingkan ku darimu ……

Uraian rambut …………..
Tatapan mata …….
Dan sentummu
Tlah melayangkan aku di awing-awang
Cinta yang kekal…..

“( Wuyung )”

Lambaikan satu tanganmu untukku
Aku pun akan merasa sempurna
Walau kutahu…..
Seluruh milikmu kau berikan pada yang lain

Ku hanya ingin lambaian tanganmu
Dan …
Biarkan aku
menatap engkau dalam-dalam
Walau hanya menatap yanpa arti ….

Ngapusi

Bila ku dapat menulis….
Kan ku serat syair untukmu…..
Andaikan ku dapat bernyanyi
Kan ku dendangkan
sebuah lagu hanya untukmu……..

Namun…..
Fakir aku atas semua itu …
Hanya ketulausan dan kejujuran hatilah
Yang ku peruntukan untukmu….

“ Broken Heart…!!! “

Dari kelopak mataku
Gerimis air mata
Menetes pelan basahi kerut pipiku .

Kain kumal pun dah jera
Meraup air mataku ,
Dan…
Tak ada yang sangup ….
Karena …
Hanya senyumulah yang mampu
Tutup mataku tanpa air mata

` By : Symple….

( Kere….!!! )

Bila ku kuasa segenggam emas ….
Kan ku sembahkan itu padamu seagai tahta ..
Tapi…..
Fakir aku atas semua itu
Ku hanya diselimuti ketulusan
Yang kususupkan
kedalam pori-pori cintamu….
Namun……
Ku juga lapang bilaharus kecewa
Karena ….
Ku tak kan mungkin paksamu….

Di keremangan penutup malam …….
Sambut berjuta bintang di langit .
Tabir senja
bukakan keheningan malam

Hamparan rumput bersuci
Lalu….
Ucapkan pujian …
bersahutan salam beribu kunang

Semua seakan kucilkan aku di rahmad tuhan
Karena ….
Ku tlah jauh dari terawang kebenaran.
Ya Tuhan …..
Hapus hati dari jalan yang suram

“ Boring ….”

Ku takkan pernah mungkin
bisa menggapai bintang ……….
Walau dalam mimpi-mimpiku.
Ku pun takkan pernah
Anggap itu sebagai wujud kelemahan
Tapi…..
Bila kutak dapat wujudkan
Beningnya dari secercah cinta ,
Kuanggap itu
sebagai satu lenyapnya ketulusan

“ Belum ada judul “

Dalam kegelapan
Ku coba membaca sebuah kata
Yang tertulis di dalam hati .
Ujung jaripun berkata tentang semuanya .
Cerita relief yang terpahat di dada.
Dan dari redipnya siar kalbu …….
Ku hanya mengharap dari sebuah kemungkinan…..

“ Belum ada judul “

Walaupun engkau takkan pernah memberikan perasaan cintamu padaku…..
Tapi,…
Bolehkah aku melihat seluruh kebahagiaanmu??/
Karena …….
Mungkin kuhanya berhak untuk melihat
Tanpa pernah merasakan cintamu.
Dan……..
Jangan pernah merasa bersalah padaku …
Karena itu hakmu…

“ Belum ada judul “

Kesendirian ini membuatku sedih….
Kesepian ini…..
Membuatku ingin selalu didekatmu….
Namun……..
Waktu dan jarak yang memisahkan kita

Andal….
Bulan itu adalah engkau…
Kan ku gapai dank u jadikan penerang dalam tidurku….
Andai….
Bintang adalah aku…..
Kan kutemani dirimu dalam kesunyian
Da kegelapan malam….

“ Belum ada judul “

Aku tertatih dalam belantaran hatimu…..
Ku coba temui suci cinta
Di relung-relung jiwamu……….
Namun………
Tatapmu setajam belti
Manambus dadaku , membunuh masaku.
Bayangmu menari
Di setiap langkahku………..

“ Belum ada judul “

Aku tak berfikir apapun …
Kecuali nilai indah di wajahmu
Kemudian
Aku jelajahi warna pelangi
yang kemarin telah menua …..
Namun ……..
Berkat sinarmu kecupan itu telah kembali…

“ Belum ada judul “

Saatb malam tiba
Hanya binytang yang menemaniku….
Sunyi senyap , gelisah
Membuatku teringat dirimu…….
Terlintas dalam benakku
Kamulah tempat terindahku……….
Ku kan slalu meridukanmu….

“ Belum ada judul “

Keindahan malam tyada terbatas….
Kisah sang rembulan dan bintang terukir indah di langit nan elok dan megah….
Malam semakin larut
Sunyi senyap yang ku rasakan
Tanpa dirimu yang ku impikan……..

“ Belum ada judul “

Sedikit kasih membuat kita sayang
Seucap kata membuat kita percaya ,
Dan akan lupa semuanya ………..
Sekecil luka akan membuat kita kecewa
Namun……..
Sebuah persahabatan akan selamanya bermakna
Dan akan terjaga selamanya…..

“ Belum ada judul “

Airmata menetes lambangkan lara hati …
Keluh kesah menyalimuti…
Uraian cinta yang terungkap
Kupinta untuk sandarka di pelabuhan cintamu yang tak bertepi…..
Tapi ………..
Kumohon , jangan karamkan aku di samudra cintamu

“ Belum ada judul “

Di bawa sinar bulan purnama….
Aku sendiri…..
Di temani berjuta kunang-kunang malam,
Terasa indah malam kurasakan
Seindah saat aku bersama dirimu…..
Semakin larut malam kurasakan…
Terperosok aku dalam suasana kerinduan…

“ Belum ada judul “

Pagi menjelang…..
Petang tlah berganti terang…
Angina berhembus kencang
Burung-burung bernyanyi riang…….

Hati yang begitu gundah
Kini telah bersunar cerah….
Kini tlah ku temukan …
Rasa yang begitu dalam………..
Rasa yang tak kunjung padam …
Untukmu yang ku impikan……..

“ Belum ada judul “

Senja tenggelam………
Bila tyada hangat sang mentari
Yang ada hanya mendung
Yang selimuti atap langitku………..
Yang ada hanya dingin
Yang menusuk tulang rusukku dan jantung hatiku
Sepintas baying ayumu……..
Melambai di kelopak mataku….

“ Belum ada judul “

Pijaklah bumi yang ingin ku gapaidengan senyum yang terurai………
Jikapun kelopak matamu hendak mencerminkan
Aku pun siap menbasuh
Istanamu dengan mega jingga
Yang kuukir sendiri………………………….!!!!

“ Belum ada judul “

Sang bintang menerangi sepanjang malam
Ingin membuat swasana menjadi tanang……..
Akhirnya sang bintang kelelahan
Sanmpa ketiduran………
Semoga mimpi indahmu menjadi kenyataan….

“ Belum ada judul “

Kala malam………….
Bintang dan sayapnya selimuti jagad raya
Lelep aku dalam delkapan dewi rindu
Menjeratku dalam rattan
Tyada bertepi tak terbatas…………..
Cakra2wala dalam hatimu…

“ Belum ada judul “

Tatap mata hati dalam relung jiwa………
Malam terperosok tuk segera bertemu
Dalam keheningan malam ,
Aku hanyut dalam swasana kerinduan…….

“ Belum ada judul “

Lambaika satu tanganmu untukku…
Ku pun akan merasa sempurna
Walau ku tahu…..
Semua milikmu kau berikan pada yang lain

Ku hanya ingin lambaian tanganmu
Dan biarkan aku tatap engkau dalam-dalam
Walau hanya menatap tanpa arti…….

“ Belum ada judul “

Bangunlah peraduan cinta
Terbangkan rasa bersalah………
Tatap mata dariku yang detik ini mengemis
Ku sanggup tau
Cintamu bukan untukku…….
Tapi…..
Barikan calah bagiku…
Kau akan bahagia walau engkau titahkan
Cintamu bukan untukku.

“ Belum ada judul “

Bautiran mutiara cintaku bersinar kilau
Tulus hanya untukmu….
Walau seribu bidadari disandangkan padaku.
Takkan pernah bisa
Palingkan ku darimu…….
Uraian rambut ……..tatapan mata……….
Dan senyummu..
Telah melayangkan aku di awing-awang
Cinta yang kekal……..

“ Belum ada judul “

Dikalamalam tlah larut….
Mataku belum terpejam………
Yang terbayag hanyalah nama dan wajahmu
Hatipun terasa sedih…
Dan ari marta menetes……..
Mengapa…….???
Mengapa aku begitu lemah karena perempuan
Sepertimu……..
Yang membuat aku menangis….

“ Belum ada judul “

Di dalam bola matamu …….
Jelas menatap rasa iba padaku
Yang terdiam menghamba ………….
Menghitung butiran-butiran cinta
yang mernghias hatimu………

Kapankah luapan samudra cintamu
Penuhi
Pesisir harapan darmu
Yang mulai kering ini……..???

“ Belum ada judul “

Didepan teras penantian …
Ku tunggu dirimu….
Hatikupun dipenuhi besar dari sebuah pengharapan..
Mungkinkah engkau datang
dengan sepenuh perasaan???…..
Walau ku tak pernah mengharap engkau
membawa mutiara …….
Namun……..
Ku ingin engkau membawa segenggam ketulusan.

“ Belum ada judul “

Bila ku kuasa seganggam emas…
Kan ku sembahkan itu padamu sebagai tahta
Tapi….
Fakir aku atas semua itu …
Ku hanya diselimuti ketulusan yang ku susupkan dalam poro-pori cintamu…..
Namun ku juga lapang
Bila harus kecewa…….
Karena ku tak mungkin paksamu..

“ Belum ada judul “

Kau selalu terbayang menjelang tidurku
Kau pun….
Selalu hadir dalam mimpi-mimpiku.
Ku pun coba mengerti arti
Dari semuanya ………
Jabarkan apa yang terjadi dalam diri ini .
Tapi…..
Ku harus sadar ….
Mungkin kau tersipta bukan untuku.

“ Belum ada judul “

Bila ku benar ……..
Tak mampu abdikan engkau dalam dekapan cinta ini….
Ku akan memohon kepada Tuhan …
Izinkan aku menuggumu
Di [enghitungan jalan hidup ,
Dai batin dan di akhir langit………
Jembangan yang tak terbatas
Jengkal waktu nanti…….

“ Belum ada judul “

Malam purnama yang sayu…..
Hanya terdengar lantunan nyanyian syahdu….
Tetesan air mataku …
Sesekali memecah kehaningan itu …
Dan tengadah aku dengan mata nanar…
Sedikit terbesit engkau dalam khayalanku yang semakin semu……..

“ Belum ada judul “

Dari kelopak mataku……..
Germis air mata menetes palan
Basahi kerut pipiku yang kusam………
Kain kumal dah jera meraup air mataku…
Dan tak ka nada yang sanggup.
Karena …..
Hanya senyummulah yang mampu
Tutup mataku tanpa air mata …

“ Belum ada judul “

Dari sekian bintang dilangit
Hanya satu bulan ……..
Dari beribu hiasan malam …….
Mimpi adalah yang terindah.
Dari selian raut kisah ….
Kepadamu ku merajut manggapai bulan.
Menjelmakan mimpi dari balik cintamu
Yang masih tersembunyi …

“ Belum ada judul “

Hari itu kau sembunyikan senyummu…
Mewnutup perasaan
dari segala kacanggunganmu………
Bila ku dapat membaca batinmu…
Sungguh bagai dua sayap menghiasi ku.
Ku pun akua terbang
Mencari celah
Tuk sarangkan cinta ini……..

“ Belum ada judul “

Ceritakan padaku kisah yang paling indah
Usap mataku…
Hingga aku terpejam untuk selama-lamanya
Kaupun….
Tak kan terganggu lagi…
Karena ….
Ku akan berjalan dengan seribu misteri.
Dam menutup semua dengan melihat
Kebahagiaanmu…
Dari akhir langit……….

“ Belum ada judul “

Didalam pengandaian ini…
Ku diibaratkan lalat hitam di sisa-sisa kehidupan.
Sedang engkau bunga kecil terindah
Di lingkup istana emas…
Yang dinaungi berjuta kumbang
Dengan kereta-keretanya ……….
Menghisap madumu adalah mimpiku..

“ Belum ada judul “

Diatas pelataran jembatan hidup
Antara hidup dan matiku…
Disanalah ku arungi suka laraku…..
Dan dalam jeda ,
Kucari nikmatnya harapan
Sempurnakan yang kulalui…..
Diatas prlataran itu …..
Maukah engkau menjadi penyempurnaku..???

“ Belum ada judul “

Dikeremangan penutup malam…
Sambut berjuta bintang di langit…..
Tabir seja bukakan keheningan malam.
Hamparan rumput bersuci
Lalu ucapkan pujian.
Bersahutan salam beribu kunang….
Semua seakan kucilkan aku di rahmad Tuhan ,
Karena ku tlah jauh
dari terawawng kebenaran………
Ya Tuhan hapus hati dari jalan yang suram.

“ Belum ada judul “

Dilay hati yang semakin dalam
Masih tersisa rasa cinta….
Walau hanyadalam celah sisa harapan…
Gadis…..
Sebesar apakah engkau berikan cintamu???

“ Belum ada judul “

Di atas bukit cinta ….
Ku peluk erat engkau….
Terdengar lagu kemesraan
Dari getar dawai ketulusan ……….
di bawah sinar purnama malam ini…

“ Belum ada judul “

Hati dapat mencintai sekejap….
Kaki Cuma bisa melangkah sejauh pengelihatan …
Busaa tak selamanya indah dimata…
Tapi….
Persahabatan adalah keabadian
Yang tak ternilai harganya ……

“ Belum ada judul “

Ku ungkapkan rasa ini padamu
Ku tulis dalam lembaran-lembaran kejujuran….
Dan perlambang mata ini …
Kau sandaran cinta yang terahir
Walau ku kan dating padamu
Tanpa rangkaian bunga terindah ….
Bingkaian emas…..dam mutiara ….
Namun………
Ku kan bertandang
Dengan rajutan kesetiaan padamu….

“ Belum ada judul “

Mungkin kau takka pernah mengerti
Dari kata-kataku selama ini ….
Tapi……
Kau harus tau …..
Lahirnya kalimat-kalimat itu …
Untuk sebuah arti..
Semua adalah makna kejujuran
dan arti kasihku padamu……..

“ Belum ada judul “

Mungkin kutakkan pernah berarti
Buat dirimu…….
Tapi…….
Kau telah menjadi tulang rusukku.
Yang erat genggam jiwa ini .
Sedang ku tau …..
Kau tak sekalipun merasaskan sepadan dengan ku.
Ku nyatakan ini…
Adalah mimpi yang belum terpendam..

“ Belum ada judul “

Malam yang elok …..
Dihiasi bintang-bintang yang tak mau berkedip
memandang kita berdua .
Berjuta kunang pun iri
Melihat kita berdua ……
Saat ku kecup keningmu….
Terburai rambutmu diterpa angin…

“ Belum ada judul “

Mungkin diaberada diantara dua relung hati
yang saling bertemu
antara cinta dan rindu…
Mengembangkan sayapnya , mencari sebuah kecocokan jiwa yang tak terhalang jarak….
Mungkinkah cinta bisa digenggam dari wakt yang berbeda???

“ Belum ada judul “

Bukan lautan emas dan mutiara bergunung yang kuperuntukan padamu….
Tapi….
Kejujuran kata hati
Dan ketulusan cintalah yang ku sendangkan untukmu.
Dan takkan pernah kubawa kau
Dalam rangkaian diatas roda-roda,
Tapi kereta kesetiaan…..
Bukan pula balutan sutra untuk busana …
Selendang kesetiaanlah
yang kan ku berikan untukmu……

“ Belum ada judul “

Jelas terasa pedih hatiku
Saat ku lihat engkau
Bersama yang ada dalam hatimu

Ku pun tak dapat melambai
Karena semua prasangka tlah terkabur
Dalam rasa cemburu…
Ku pun hanya dapat menangis
Dalam hati ini…..

“ Belum ada judul “

Rangkaian kata 6ang ku ucapkan
Bukanlah ungkapan opera
Tapi….
Pelampias kejujuran hati
Dalam lorong jiwaku
Cobalah pelajarui dari sebuah makana
Hingga terklihat tentang dari segala arti.
Cinta dan kesetiaan
Dalam peluh kan ku tepati …

“Belu ada judul “

Ku tak kan pernah
menjadi yang terbaik untukmu….
Ku hanya mohon…
Kamu tau ku begitu menyayangimu..
Dan takkan pernah
Ku ikhlaskan engkau dipeluk adam

Ku hanya bisa terima
Setelah berpisah dari siang dan malam
Dan dari takdir Tuhan ….

“ Belum ada judul “

Kau menyembunyikan
Lara hati dinalik senyum yang semu….
Ku berusaha tuk tegar demi satu rasa
Ku tau….
Perasaan takkan mjadi abu,
Dan apalah aku saat ini.
Isyarat titik-titik debu
Cinta yang tyada arti ………

“ Belum ada judul “

Ku harus sadar
Dari segala mimpi-mimpi ini
Pergi tinggalkan seruang pengandaian
Mmbasuh mata dengan keadaan.
Walau kutahu….
Nafasku dipergantian siang dan malam…
Namun….
Mustahil kau jadi jiwa dan ragaku…

“ Belum ada judul “

Putus sudah anganku
Tak dapat gapai dari beribu cinta
Yang tlah membeku
Tanpa adanya secercah sinar yang mampu
Melelehkan bongkahan teguh hatimu.
Dam ku pun hanya mampu
Menatap butiran permata
Darui kasih sayangmu……….

“ Belum ada judul “

Memandang tyada arah ….
Berjalan tyada tujuan …..
Tertawa hati gelisah…….
Menangis tanpa sebab…..

Gelap naungi jiwa ………
Cahaya hadir ketiga …….
Pergi berkilau sekejap…….
Tinggalkan diriku……….

“ Belum ada judul “

Dimalam yang sunyi dan cerah
Aku teringat dirimu…….
Terbayang dirimu bersinar bagaikan bintang-bintang
Yang bertaburan di angkasa…..
Sambil memandang berjuta bintang ….
Aku berdo’a…
Semoga kamu mimpi indah
Dengan di temani berjuta bintang disisimu.

“ Belum ada judul “

Hati yang begitu gundah
Mamandam rasa yang tak berarah…..
Ingin sekali ku bunuh diriku
Yang tlah menyakiti hatimu

Namun apa daya
Semua tak dapat ku lakukan
Karena aku ketakutan

Saat ku bertemu dirimu ….
Engkau selalu membusu…
Setiap kali ku menegurmu
Engkau selalu berpaling dariku
Ku bertanya pada diriku sendiri
Apa salahku hingga kau seperti ini

Namun apa daya
Semua tlah berlalu
Tapi……….
Cintaku akan tetap abadi
Selama akhir hayatku…………..

By : Cah Broken Heart

“ Belum ada judul “

Keindahan cinta yang ku rasakan
Kini hanya tinggal kenangan
Yang mungkin tak kan jadi kenyataan…..
Cinta yang dulu kuimpikan
Kini tinggal harapan
Yang tak kan jadi kenyataan ….

Cintaku tlash hancur
Bagaikan debu yang tak mungkun bisa menyatu
Rasa kesal yang kurasakan
Saat melihat engkau bercumbu….

Tapi………
Apa daya ………..
Tyada yang dapat kulakukan
Karena engkau bukanlah milikku…

“ Belum ada judul “

Mentari tlah tertutup petang …
Yang berbalaskan bulan dan bintang …
Terdengar hembusan angina malam
Yang menyampaikan kerindian yang terpendam …
Selamat malam ku ucapkan kapadamu
Friend ku…..

“ Belum ada judul “

Pagi talh menjelang…….
Burung-burung pun berkicau riang …
Dianganku selalu terbayang …
Seorang kakak yang sangat ku sayang …
Dailah pelindungku
Dialah yang memotivasi aku …..

Tapi…..
Semua tinggal angan-anganku saja
Selarang kakaku telah tyada
Dia telah pergi
Meninggalkan aku disini
Dia takkan kembali
Walau ku selalu mencari ….

Dia telah menghilang selian lama
Menghadap Tuhan Yang Maha Esa
Kemaa lagi akan ku cari
Seorang kakak yang baik hati ……..

TERNYATA ALAM TAU…

Sore itu bingar dengan canda hujan
Yang beranjak dari pupus mega.
Turun,Pelan, Memecah titik- titik tanah
Yang telah retas oleh kecilnya akar rumput

Kepak sayap halilintar yang menyambar,
Menambah Kerisauan dalam hati kita.

Resap air begitu dingin
Membekukan rotasi darah kita
Sehingga kita terdiam sperti sebuah stalagtit.

Ternyata alam tau
Ternyata alam telah secara elok dan apik
Mengejawantahkan rasa cintaku padamu
Yang biru….

???

Dalam ketenangan cahaya bulan,
Terpaut satu-satu bayangan kelabu
Tentang masa lalu kita,
Tentang semua kisah sendu

Semua itu terkait dalam satu hal
Hal yang takkan terlupakan semasa hidupku.

Pada mentari pagi, Pernah ku dengar ia mengucap,
Akan ketenangan hati dan kedamaian cinta.
Dan.. Pada bintang yang berjajar,
Pernah pula ku bertanya
Akan makna cinta, yang tak harus memiliki.

Coba kau bertanya pada kisah seorang baleria.
Akan ketulusan hati dan kedamaian cintanya.
Bukan soal kebencian, Dendam, Atau Pembalasan.
Tapi, semua itu terangkai di sibak misterinya.

Jangan tanyakan mengapa…??
Jangan bicarakan tentang kebersamaan kita.
Tentang cintaku padamu,Tentang penantian ini,
Semuanya mengandung arti.
Yang akupun tak pernah mengerti….

By: Avree…

Coba kau dengar satu pinta ku
Ingin sentuh hatimu dengan kasih ku
Misteri yang selalu tak terungkap
Tentang dirimu….

Sesaat saja beri waktumu
Untuk kita lalui juga resapi
Segala yang indah………….
Pantas tuk dikenang rasa ini….

Jalani saja…..lakukan saja………..
Qta kan mampu…melaluinya………

Biarkan saja cinta menyatukan kita…
Kan ku jaga seharum nafasnya…..
Jangan sampai tergoreskan luka……
Tuntunkanlah hingga akhir kita……….

Isi hati seorang pujangga cinta

Jika hatiku bukan yang kau inginkan
Mungkin ini sudah takdirku yg enggak bisa bersatu denganmu
Maafkan aku yg sudah terlalu lancang menginginkan dirimu
Aku sadar karna dia yg mungkin bisa lebih membuatmu merasa sempurna

Jika semua tlah terjadi pada diriku
Akan aku jalani hidupku walau dengan sedikit rasa darimu
Maafkan aku tidak mengatakan isi hatiku kepadamu
Karna aku ingin kau bahagia walau gak bersamaku
Aku gak ingin kau memikir kan kepedihanku ini

Hal yang sedang aku alami saat ini
Semakin membuat aku sadar
Bahwa cinta itu engak saling memiliki………………………….

Aku akan slalu tersenyum untukmu walau km gak tau aku jg menangis karnamu……………………………………??????????????????

Satu Balasan ke Puisi

  1. Mhy muaniz mengatakan:

    Puisinye Lebay , nyang buad sape tuh?
    hehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: